Pentingkah Untuk Mengetahui Indek Glikemik Pada Makanan Kita?

Apakah Anda mencari cara untuk menjaga kadar gula darah Anda? Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang Indeks Glikemik Makanan? Jika ya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam panduan ini, kami akan membahas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang Indeks Glikemik Makanan.

Apa itu Indeks glikemik?

Indeks glikemik merupakan indikator (skala 1-100) yang mengurutkan makanan kaya karbohidrat berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar glukosa darah.

Indeks glikemik membantu mereka yang sedang mengatur berat badan atau mengalami kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, untuk memilih makanan sehat dan memantau berapa banyak gula dan karbohidrat yang mereka makan.

Indeks Glikemik Makanan adalah angka yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat karbohidrat dipecah menjadi glukosa dan meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi angka indeks glikemik, semakin cepat asupan karbohidrat dipecah dan menaikkan gula darah. Makanan dengan indeks glikemik rendah berarti tidak langsung membuat gula darah melonjak, ini membantu mengontrol gula darah.

Indeks glikemik yang termasuk rendah yaitu 1 – 55. Beberapa jenis makanan dengan indeks glikemik rendah antara lain kacang kedelai, wortel, kacang almon, kacang merah, dan jeruk. Namun, makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti kerupuk beras, kentang rebus, semangka, roti tawar putih, nasi putih, sereal jagung, dan gula pasir dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah terjadinya diabetes tipe 2. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Indeks Glikemik Makanan

Berikut adalah beberapa makanan dengan indeks glikemik rendah yang dapat Anda konsumsi:

Kacang Kedelai

Kacang kedelai memiliki skor indeks glikemik 16. Tak heran, konsumsi kedelai bisa menjaga kadar gula darah Anda. Tak hanya itu, protein pada kacang kedelai membuat perut kenyang lebih lama sehingga Anda mampu mengendalikan nafsu makan. Kedelai pun mengandung isoflavon yang memiliki dampak baik untuk kesehatan kardiovaskular. Pastikan Anda mengonsumsi kacang kedelai dipanggang atau direbus. Hindari menggoreng untuk menghindari asupan lemak berlebih.

Wortel

Wortel merupakan makanan indeks glikemik rendah, dengan skor 39. Anda bisa mengombinasikan wortel dengan asupan rendah glikemik lainnya agar kenyang lebih lama. Anda bisa menyajikan wortel dengan cara direbus atau dikukus sebagai sayuran pendamping pada hidangan apa pun. Mengulik manfaatnya, wortel mengandung beta-karoten yang baik untuk mata dan bersifat antioksidan.

Kacang Almon

Makanan ini dapat membantu menjaga kadar gula darah karena memiliki nilai indeks glikemik yang rendah, yakni dalam rentang 0 – 15. Rendahnya indeks glikemik almon karena kandungan zat gizi berupa serat, protein, dan lemak sehat. Ketiganya membantu Anda merasa mudah kenyang sehingga bisa mengendalikan nafsu makan. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa kacang ini bisa mengurangi kadar gula darah dan meningkatkan fungsi hormon insulin.

Kacang Merah

Kacang merah juga bisa dipilih sebagai makanan indeks glikemik yang rendah. Indeks glikemik kacang merah hanya sebesar 24 sehingga tidak berisiko melonjakkan gula darah dengan cepat. Kacang merah kaya akan kandungan tepung atau pati bernama pati resisten. Jenis pati ini tidak dipecah menjadi glukosa sehingga tidak membuat gula darah melonjak.

 Jika ingin menurunkan berat badan, jangan hanya fokus pada jumlah kalori makanan. Perhatikan juga berapa indeks glikemik yang terkandung dalam makanan untuk membantumu mengatur pola makanmu. Cari tahu sebabnya, yuk!

4 makanan ber-glikemik tinggi

Buat yang sedang menjalankan program pengelolaan berat badan atau dalam kondisi diabetes, sebaiknya menghindari makanan berglikemik tinggi seperti:

  1. Roti putih
    Roti putih dan glukosa diberi peringkat tertinggi 100 pada indeks glikemik karena keduanya meningkatkan kadar glukosa darah lebih tinggi dan lebih cepat dibandingkan kebanyakan makanan lainnya.
  2. Nasi putih
    Nasi putih termasuk dalam kategori makanan dengan indeks glikemik tinggi, yaitu sebesar 73, karena telah melalui proses yang menghilangkan hampir semua seratnya. Jika tak bisa tak makan nasi putih, coba gunakan Noxxa Rice Cooker Rendah Gula untuk memasak nasi. Noxxa Rice Cooker Rendah Gula mampu mengurangi hingga 41% kandungan pati dari beras sehingga menghasilkan nasi rendah gula yang lebih sehat dikonsumsi. Noxxa Rice Cooker Rendah Gula juga dilengkapi dengan teknologi terkini, mudah digunakan dan dilengkapi dengan 10 program memasak multifungsi.
  3. Camilan manis
    Camilan manis seperti kue kering mengandung karbohidrat dan gula, indeks glikemiknya tinggi. Ingatlah bagaimana ukuran porsi akan memengaruhi seberapa baik tubuh memproses makanan tanpa meningkatkan gula darah.
  4. Minuman ringan manis
    Meskipun soda yang dimaniskan dengan gula memiliki indeks glikemik lebih rendah (kisaran menengah sekitar 60 tergantung pada jenis soda), namun kalorinya bertambah. Jika berisiko atau menderita diabetes tipe 2, minuman ringan manis dapat menyebabkan obesitas dan bukan pilihan yang sehat.

Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah terjadinya diabetes tipe 2. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan manfaat dari mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik, di antaranya seperti menurunkan level gula darah dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam meregulasi gula darah, hal ini berguna bagi orang-orang dengan penyakit diabetes. Jenis karbohidrat di dalam sebagian besar makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga baik dikonsumsi untuk menurunkan atau menjaga berat badan tetap ideal.

Check Also

olahraga saat puasa

Mengapa Berolahraga saat Puasa Penting? Temukan Jawabannya di Sini!

Berpuasa dan berolahraga sebenarnya bisa berkaitan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *